Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
17 January 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Artikel»AJI Kecam Upaya Pembungkaman Wikileaks

AJI Kecam Upaya Pembungkaman Wikileaks

Abdul Manan15 December 2010
Wikileaks. Foto: www.wikileaks.org
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
TEMPO Interaktif, Jakarta – Aliansi Jurnalis Independen (AJI), organisasi wartawan Indonesia yang berkantor pusat di Jakarta, memberikan dukungan kepada situs pembocor rahasia Wikileaks untuk tetap eksis. AJI, dalam siaran pers yang diterima Tempo, Rabu (14/12/2010), menyesalkan sikap beberapa negara yang mencoba “menutup” laman Wikileaks dan menangkap pengelolanya.
Wikilekas belakangan ini menjadi incaran sejumlah  negara, khususnya Amerika Serikat, karena membocorkan kabel diplomatik negara itu dari kedutaannya di seluruh dunia. Situsnya diserang, dan pengelonya coba dibungkam. Pendirinya, Julian Assange, kini ditahan kepolisian Inggris dan terancam diekstradisi karena kasus seksual di Swedia –sementara Amerika Serikat berancang-ancang menjeratnya dengan Undang Undang Spionase.
Menurut AJI, keberadaan Wikileaks sangat berguna bagi jurnalis dalam mencari informasi. Wikileaks telah menyajikan dokumen-dokumen yang berisi informasi publik namun selama ini dirahasiakan. Bagi jurnalis, Wikileaks adalah salah satu sumber awal bagi peliputan investigatif. Setidaknya, situs itu berpotensi membantu pekerjaan penelusuran dokumen yang menyangkut kepentingan publik. Dengan bocoran dokumen seperti dilakukan Wikileaks, jurnalis mampu menggali fakta tersembunyi yang selama ini terkubur atas nama rahasia negara.
Selama ini, walau meski banyak negara demokratis telah memiliki Undang-Undang Kebebasan Informasi (Freedom of Information Act),  informasi penting bagi publik tak selalu mudah diakses. Sejumlah dokumen diproteksi oleh pasal informasi yang dikecualikan. Padahal, sering kali pengecualian informasi itu digunakan secara keliru untuk menutupi praktik korupsi, pelanggaran hak asasi manusia atau kesalahan kebijakan pemerintahan. Penyelewengan seperti itu sering tak dapat ditembus melalui undang-undang kebebasan informasi.
Menurut Ketua Umum AJI Nezar Patria, Wikileaks hadir untuk menutup lubang undang-undang kebebasan informasi yang sering “diakali” atas nama pengecualian informasi. Situs pembocor itu mendobrak hambatan legal bagi kebebasan informasi. “Wikileaks telah membantu publik dari apa yang dijamin oleh semangat undang-undang kebebasan informasi, tapi karena alasan politik tak bisa dipenuhi oleh pejabat publik yang berkuasa,” Nezar, seperti ditulis dalam siaran pers itu.
AJI menyesalkan sikap beberapa negara yang mencoba menutup situs Wikileaks dan menangkap beberapa orang pengelola laman itu.  AJI juga melihat “pukulan” terhadap Wikileaks, adalah bentuk serangan atas kebebasan berbicara dan hak publik atas informasi. Itu juga merupakan bentuk ancaman bagi semangat transparansi dan akuntabilitas yang menjadi salah satu pilar penting dari pemerintahan yang demokratis.
Bagi AJI, penggunaan dalih kasus pelecehan seksual atas Assange jelas mengandung motif membungkam aktivitasnya di laman Wikileaks. Kasus seksual adalah masalah pribadi yang semestinya tak dijadikan dalih menghancurkan kegiatan Wikileaks. AJI menyatakan dukungan kepada Wikileaks dan menginginkan aktivitas pembocoran dokumen publik yang selama ini dirahasiakan terus berlanjut.
Abdul Manan

RABU, 15 DESEMBER 2010 | 12:25 WIB

Link terkait dan mirror:
wikileaks.org – Original Wikileaks Page
wikileaks.ch – New Official Wikileaks Page
wikileaks.fi – Mirror Finland
wikileaks.nl – Mirror Netherlands
wikileaks.de – Mirror Germany
wikileaks.eu – Mirror Europe
wikileaks.pl – Mirror Poland
wikileaks.at – Mirror Austria
wikileaks.lu – Mirror Luxembourg
wikileaks.se – Mirror Sweden
wikileaks.no – Mirror Norway
wikileaks.is – Mirror Iceland
nyud.net – Mirror United States
wikileaks.ca – Mirror Canada
AJI Journalism Julian Assange Nezar Patria Wikileaks
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Protes AP ke Gedung Putih dan Isu Amandemen Pertama

15 February 2025

Karya Pria dengan Panggilan Papa

7 August 2017

Sertifikasi (Bukan) untuk Wartawan Abal-Abal

29 June 2017

Snowden Resmi Ajukan Suaka ke Rusia

18 July 2013

Edward Snowden: Whistle Blower atau Pengkhianat?

22 June 2013

Definisi Kabur ‘Informasi Rahasia’ Bisa Berbahaya

11 October 2011
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.