Badan Intelijen luar negeri Rusia, Sluzhba Vneshney Razvedki (SVR) memperingati ulang tahun ke-105 dengan meresmikan sebuah patung di Moskow. Patung tersebut dibuat untuk menghormati para pencipta serial TV “Seventeen Moments of Spring“, 18 Desember 2025.
Sergei Naryshkin, Ketua Masyarakat Sejarah Rusia dan Direktur SVR menyatakan bahwa TV serial itu bukan hanya harta karun sinema Rusia, tapi telah menjadi bagian integral dari identitas nasional. “…(sinema itu) mahakarya sinematik yang sejati, unik, dan tak tertandingi. Kami sangat berterima kasih atas keajaiban ini,” kata dia seperti dikutip kantor berita Rusia, TASS.
Patung tersebut menggambarkan penulis dan penulis skenario film, Yulian Semyonov, sutradara Tatyana Lioznova, dan aktor utama Vyacheslav Tikhonov. Peresmian monumen ini bertepatan dengan peringatan 110 tahun Studio Film Gorky dan peringatan 105 tahun berdirinya SVR. Patung Semyonov, Tatyana dan Tikhonov ini dibuat oleh Andrey Kovalchuk.
Seventeen Moments of Spring adalah serial televisi yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Yulian Semyonov, yang awalnya ditayangkan pada tahun 1973. Kisah ini mengambil latarbelakang tahap akhir Perang Patriotik Besar, istilah yang digunakan di Rusia untuk menggambarkan Front Timur Perang Dunia II, yang terutama terjadi antara Uni Soviet dan Nazi Jerman pada 22 Juni 1941 hingga 9 Mei 1945.
Kisahnya menceritakan figur bernama Maxim Isaev, seorang perwira intelijen Soviet yang beroperasi dengan menyamar sebagai perwira SS-Standartenführer dengan nama Max Otto von Stirlitz. Ia ditugaskan untuk mengganggu negosiasi yang dilakukan terpisah antara Nazi Jerman dan Amerika Serikat, yang saat itu merupakan sekutu Sovyet dalam koalisi anti-Hitler.
Karakter Isaev-Stirlitz dalam serial film ini menggabungkan sifat-sifat Richard Sorge, Rudolf Abel, dan perwira intelijen terkemuka lainnya. Sorge adalah intel Uni Sovyet (kini Rusia), yang memimpin jaringan mata-mata di Tokyo selama Perang Dunia II dengan menyamar sebagai wartawan untuk media Jerman. Abel adalah intel Sovyet yang didakwa dengan pasal spionase di Amerika Serikat. Ia bisa bebas setelah dibarter dengan pilot AS yang ditahan Sovyet, Gary Powers.

