Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
17 January 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Brazil Tuding Kanada Lakukan Spionase Industri

Brazil Tuding Kanada Lakukan Spionase Industri

Abdul Manan8 October 2013
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Brasilia – Brasil telah meminta klarifikasi dari pemerintah Kanada tentang tuduhan bahwa badan intelijen negara itu menargetkan Kementerian Pertambangan dan Energi Brasil. Presiden Brasil Dilma Rousseff menyebut tindakan itu sebagai bentuk spionase industri.

Menteri Luar Negeri Brasil Luiz Alberto Figueiredo memanggil duta besar Kanada untuk “mengirimkan pesan kemarahan pemerintah Brasil dan meminta penjelasan,” kata Kementerian Luar Negeri Brasil dalam sebuah pernyataan setelah pengungkapan adanya aksi spionase itu. Pernyataan ini disiarkan Minggu, 6 Oktober 2013 malam di jaringan Globo, Brasil.

Laporan itu mengatakan, metadata panggilan telepon dan email ke dan dari Kementerian Pertambangan dan Energi Brasil menjadi sasaran penyadapan badan intelijen Kanada, Communications Security Establishment (CSE). Laporan itu tidak menunjukkan apakah email itu dibaca atau panggilan teleponnya juga didengarkan.

Laporan yang dilansir Globo itu didasarkan pada dokumen yang dibocorkan oleh mantan kontraktor badan intelijen Amerika Serikat, National Security Agency (NSA) Edward Snowden. Dokumen serupa juga mengungkapkan bahwa AS dan Inggris juga menargetkan Brasil.

Selama pertemuan hari Senin, 7 Oktober 2013, pernyataan Figueiredo mengekspresikan “penolakan pemerintah atas pelanggaran berat dan tidak bisa diterima terhadap kedaulatan nasional dan hak-hak masyarakat dan perusahaan Brasil”.

Juru bicara CSE mengatakan, mereka “tidak berkomentar soal kegiatan pengumpulan badan intelijen untuk urusan luar negeri”. Ray Boisvert, wakil direktur intelijen Kanada sampai tahun lalu, mengatakan, dalam pikirannya, Kanada bisa saja menggunakan Brasil sebagai bagian dari permainan skenario perang dan bukan untuk spionase yang sebenarnya.

Dia menambahkan, dia tidak berpikir spionase industri sedang berlangsung karena “sejujurnya kami semua terlalu sibuk mengejar hal lain yang bisa membunuh orang”.

Boisvert mengatakan, laporan Globo itu tidak menunjukkan Brasil sebagai target nyata. “Ini hal yang hipotetis, seperti bisakah kita melakukan sesuatu? Cukup sering ada latihan dan mereka akan menggunakan negara manapun hanya untuk menguji teori itu,” katanya.

Dalam komentar di Twitter pada hari Senin, 7 Oktober 2013, Rousseff mengatakan, spionase industri tampaknya berada di balik dugaan aksi spionase oleh Kanada. Sebab, perusahaan-perusahaan Kanada memiliki kepentingan pertambangan besar di seluruh dunia, termasuk di Brasil.

Dalam komentar Twitter-nya, yang dikonfirmasi otentik oleh kantor presiden, Rousseff juga menginstruksikan Menteri Pertambangan Brasil Edison Lobao untuk memperkuat sistem perlindungan data kementeriannya.

Globo sebelumnya melaporkan bahwa komunikasi Rousseff, dan juga perusahaan minyak yang dikelola negara Petrobras, menjadi target pengintaian NSA.

Sebelumnya, Greenwald menulis artikel di surat kabar O Globo yang mengatakan bahwa NSA sedang mengumpulkan metadata miliaran email, panggilan telepon, dan data internet lainnya yang mengalir melalui Brasil, titik transit penting bagi komunikasi global.

Imbas atas dugaan program mata-mata yang dilakukan AS terhadap Brasil membuat Rousseff membatalkan rencana kunjungannya ke Washington. Saat berbicara dalam sidang umum PBB bulan lalu, Rousseff juga menyerukan adanya peraturan internasional tentang data pribadi dan pembatasan program spionase yang menargetkan internet.

GUARDIAN | ABDUL MANAN

TEMPO.CO | SELASA, 08 OKTOBER 2013 | 19:48 WIB

Brazil Edward Snowden National Security Agency (NSA) spionase
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dari Balik Gedung Minim Jendela

26 August 2018

Pasal Spionase untuk Sang Dokter

16 April 2018

Swedia: Sepertiga Delegasi Rusia adalah Mata-mata

20 March 2015

Korespondensi Pribadi Thatcher dan Eks Agen KGB Dibuka

6 January 2015

Intelijen Inggris Buka Dokumen Soal Mata-mata Legendaris, Mata Hari

30 April 2014

Oposisi Desak Angela Merkel Tekan Obama Soal Spionase NSA

28 April 2014
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.