Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
21 April 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Oposisi Desak Angela Merkel Tekan Obama Soal Spionase NSA

Oposisi Desak Angela Merkel Tekan Obama Soal Spionase NSA

Abdul Manan28 April 2014
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Berlin – Angela Merkel harus minta Barack Obama untuk menghancurkan berkasnya yanga da badan intelijen Amerika Serikat, National Security Agency (NSA), ketika dia bertemu di Washington pekan ini, kata seorang politisi oposisi terkemuka Jerman kepada Guardian yang dimuat dalam edisi 27 April 2014.

Partai Hijau Jerman memperingatkan bahwa kegagalan untuk mengatasi skandal pemantauan intelijen terhadap Merkel akan berisiko merusak kredibilitas aliansi di antara sesama negara Barat. Padahal, kekompakan aliansi ini diperlukan dalam krisis yang terjadi di Ukraina di mana negara Barat menekan Rusia agar tak meningkatkan ketegangan di tetangga selatannya itu.

“Kedekatan kerjasama antara sekutu Barat membutuhkan nilai-nilai bersama – juga dalam kaitannya dengan kegiatan intelijen kita,” kata Omid Nouripour, juru bicara kebijakan luar negeri Partai Hijau.

“Mencoba untuk mengabaikan skandal NSA, tidak akan berhasil. Kita tidak bisa membiarkan pertanyaan terbuka soal ketegangan tersebut selama krisis (Ukraina) saat ini,” katanya. Menurut Nouripour, tindakan simbolis seperti dihancurkannya berkas NSA soal Merkel dapat membantu untuk memperbaiki hubungan AS- Jerman .

Kanselir Jerman akan melakukan perjalanan ke AS pada hari Kamis, 1 Mei 2014, dan akan bertemu Barack Obama pada hari Jumat 2 Mei 2014.

Sejauh ini, pemerintah AS menolak mengizinkan Merkel mengakses filenya di NSA atau menjawab pertanyaan resmi tentang kegiatan pengintaiannya, meski ada permintaan baru yang diajukan oleh Parlemen Jerman, Bundestag. Menurut laporan majalah Jerman Der Spiegel, NSA menyimpan lebih dari 300 laporan tentang Merkel di dalam pusat data khusus para kepala negara dunia.

Kantor Kanselir Jerman nampaknya tak terlalu berharap masalah ini bisa diselesaikan dalam kunjungan ke Washington kali ini. Juru bicara Kanselir Jerman, Steffen Seibert, Jumat 25 April 2014, mengatakan, satu kunjungan tidak akan cukup untuk menjernihkan pertanyaan yang tersisa soal pengawasan NSA dan karena itu “hasil nyata soal ini tidak bisa diharapkan.” .

Di Jerman, kritikus Merkel menuduhnya salah mengatasi dampak dari skandal spionase NSA di Jerman. Setelah pada awalnya mencoba untuk menyisihkan implikasi dari informasi yang diungkapkan oleh whistleblower Edward Snowden bahwa AS memata-matai warga Jerman, kanselir mendapati dirinya di pusat skandal ketika nomor HP-nya ditemukan dalam daftar pantauan NSA.

Thomas Oppermann, pemimpin parlemen dari Partai Sosial Demokrat, meminta Merkel untuk mencari jawaban konkret atas urusan NSA selama kunjungannya .

“Saya berharap bahwa kunjungan kanselir untuk Barack Obama akan membantu membawa kesepakatan. AS tahu spionase adalah kejahatan di Jerman. Peradilan Jerman tidak akan hanya diam saja dan menunggu sementara NSA terus tak terkendali,” kata Oppermann saat rencana kunjungan Merkel ke Washington pertama kali diumumkan .

Bukannya mendorong undang-undang perlindungan Eropa yang kuat atau melakukan kajian dari kesepakatan transfer data “Safe Harbor”, Merkel justru berusaha untuk mengubah krisis menjadi peluang dengan meminta AS untuk menandatangani perjanjian “tidak saling memata-matai” dan memungkinkan Jerman untuk masuk dalam “five eye”, kemitraan intelijen antara AS, Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

Selama kunjungan Desember lalu ke Jerman oleh penasehat keamanan nasional AS, Susan Rice, para pejabat Amerika dilaporkan menyatakan kekhawatirannya kepada rekan-rekan Jerman mereka bahwa setiap perjanjian bilateral anti-mata-mata antara kedua negara pasti akan memicu permintaan serupa dari negara lain. “AS tidak ingin menciptakan preseden,” kata seorang pejabat Jerman.

Guardian | Abdul Manan

TEMPO.CO | SENIN, 28 APRIL 2014 | 09:50 WIB
Angela Merkel Barack Obama Jerman National Security Agency (NSA)
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Ingin Jadi Mata-mata? Mossad Lagi Buka Lowongan

20 April 2019

Dari Balik Gedung Minim Jendela

26 August 2018

DKK PBB Secara Bulat Setuju Sanksi Iran Dicabut

20 July 2015

AS-Rusia Terancam Kembali ke Era Persaingan Nuklir

6 January 2015

Intelijen Inggris Buka Dokumen Soal Mata-mata Legendaris, Mata Hari

30 April 2014

Kegiatan Mata-mata Rusia di Jerman Meningkat

25 April 2014
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.