Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
20 April 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Spy Stories»Austria Ingin Memperluas Undang Undang Spionase

Austria Ingin Memperluas Undang Undang Spionase

Abdul Manan7 April 2024
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Menteri Kehakiman Austria Alma Zadics, Kamis 4 April 2024, menyampaikan rencananya untuk memperketat peraturan negaranya mengenai spionase, seperti dilansir kantor berita Associated Press (AP). Saat ini Australia secara eksplisit melarang jika aktivitas mata-matanya ditujukan terhadap Austria, tetapi tidak jika targetnya negara lain atau organisasi internasional.

Austria merupakan anggota Uni Eropa yang memiliki kebijakan netralitas militer. Ibu kotanya, Wina, menjadi tuan rumah bagi beberapa badan PBB dan kelompok internasional lainnya seperti Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa dan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak atau OPEC.

Hukum Pidana Austria saat ini menyatakan bahwa siapa pun yang mendirikan atau mengoperasikan badan intelijen rahasia yang merugikan Republik Austria, akan menghadapi hukuman penjara antara enam bulan dan lima tahun. Undang-undang yang sama juga melarang pendirian, pengoperasian atau dukungan badan intelijen militer untuk negara asing atau badan supra atau internasional, dan dapat dikenakan hukuman penjara hingga dua tahun.

Zadic mengatakan dalam pernyataan kepada Austria Press Agency bahwa negara tersebut telah lama dituduh sebagai pulau yang diberkati bagi badan intelijen dari seluruh dunia dan menyesalkan bahwa kesenjangan dalam undang-undang sejauh ini telah memungkinkan badan intelijen asing untuk memata-matai tanpa mendapat hukuman dari Austria.

“Kami ingin memperluas paragraf spionase sehingga, di masa depan, otoritas penegak hukum kami juga dapat bertindak terhadap mata-mata asing ketika mereka tidak menargetkan Austria sendiri, namun juga organisasi internasional yang berbasis di sini seperti PBB atau negara-negara sahabat,” kata Zadic.

Zadic adalah anggota partai junior dalam koalisi pemerintahan Kanselir Karl Nehammer, Partai Hijau. Menteri Dalam Negeri Gerhard Karner, anggota Partai Rakyat Austria yang dipimpin Nehammer, mengatakan kepada radio Oe1 bahwa dia melihat perlunya hukuman yang lebih berat bagi pelaku mata-mata, namun juga memperbarui seruan agar pihak berwenang diizinkan untuk menguping panggilan melalui layanan pesan, sesuatu yang ditolak keras oleh Partai Hijau.

Austria Spy
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025

Korea Selatan Luncurkan Satelit Mata-mata ke-4 untuk Awasi Korea Utara

26 April 2025

Mantan Manajer Petronas Didakwa dengan Spionase Bisnis

24 April 2025

Firma Konsultan Ancaman Spionase Bagi Cina

19 April 2024
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.