Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
29 April 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Tentara AS yang Dipertahankan di Afganistan Sekitar 5.000

Tentara AS yang Dipertahankan di Afganistan Sekitar 5.000

Abdul Manan22 April 2014
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Washington –  Tentara Amerika Serikat yang akan tetap dipertahankan di Afganistan bisa kurang dari 10.000, jumlah minimum yang diminta oleh militer AS untuk melatih pasukan bersenjata negara itu. Soal ini disampaikan pejabat pemerintahan Barack Obama yang mendapat penjelasan tentang masalah ini.

Sejak pemilihan umum Afganistan pada 5 April 2014 lalu, pejabat Gedung Putih, Departemen Luar Negeri, dan Departemen Pertahanan telah berdiskusi mengenai berapa banyak pasukan Amerika yang harus dipertahankan setelah pasukan koalisi internasional pimpinan AS berakhir misinya akhir tahun ini.

Keputusan untuk mempertimbangkan pasukan dalam jumlah kecil, mungkin kurang dari 5.000 tentara AS, mencerminkan keyakinan di kalangan pejabat Gedung Putih bahwa pasukan keamanan Afganistan telah berevolusi menjadi kekuatan yang cukup kuat untuk membendung pemberontakan oleh Taliban. Kekuatan kecil AS nantinya akan bisa fokus pada operasi kontra-terorisme atau pelatihan.

Keyakinan itu, kata para pejabat AS, sebagian didasarkan pada pelaksanaan pemilu Afganistan yang berlangsung relatif tenang, dan mendapatkan pujian internasional karena partisipasi pemilih yang tinggi -mencapai 60 persen dari 12 juta orang yang memenuhi syarat- dan kegagalan militan Taliban untuk melancarkan serangan pada hari itu.

Pemerintahan Obama telah mempertimbangkan soal berapa pasukan AS yang akan dipertahankan di sana, selama berbulan-bulan. “Diskusi soal ini sangat hidup,” kata seorang pejabat AS yang meminta namanya tidak disebutkan. “Mereka sedang mencari opsi tambahan di bawah jumlah 10.000 pasukan.”

Saat ini ada sekitar 33.000 tentara AS di Afganistan, turun dari 100.000 saat pasukan koalisi menyerbu negara itu tahun 2011. Amerika Serikat menyerbu Afganistan karena dianggap melindungi Al-Qaeda, organisasi yang dituding Amerika sebagai pelaku serangan 11 September 2001 di daratan Amerika, yang menewaskan sekitar 3.000 orang.

REUTERS | ABDUL MANAN

TEMPO.CO | SELASA, 22 APRIL 2014 | 21:01 WIB
Afganistan Al-Qaeda Amerika Serikat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Havana Syndrome Operasi Unit 29155 GRU Rusia?

3 April 2024

Ambisi Sang Putri Saudi

29 July 2019

Geliat Haiphong di Tengah Perang

7 July 2019

Bahri Tak Mampir di Le Havre

3 June 2019

Jeanne, Agen Perempuan CIA Penangkap Mata-mata

30 April 2019
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.