Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
19 April 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Reportase»Lembaga Kajian Islam dan Sosial Mendapatkan Tasrif Award

Lembaga Kajian Islam dan Sosial Mendapatkan Tasrif Award

Abdul Manan31 October 2002
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
31 Oktober 2002

TEMPO Interaktif, Jakarta: Penerbit Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKIS) Yogyakarta memperoleh penghargaan Tasrif Award yang diberikan oleh Aliansi Jurnalis Independen. Penghargaan tahunan ini diberikan dalam sebuah resepsi di Hotel Santika, Jakarta, Rabu (30/10) malam.

Menurut Sekretaris Jenderal AJI, Solahuddin, LKIS dinilai layak mendapatkan penghargaan itu karena gagasan-gagasannya tentang pluralisme. “Setelah kasus bom Bali, kita jadi sadar akan pentingnya pluralisme. Dan, organisasi yang paling awal bicara soal gagasan pluralisme salah satunya adalah LKIS,” kata Solahuddin.

Tak hanya itu. Menurut dia, lembaga itu juga mengkampanyekan gagasan pluralisme itu dalam gerakan praktis. Salah satunya contohnya adalah upayanya untuk menetralisir gerakan di Tasikmalaya yang menginginkan agar ada penerapan syariat Islam di daerah tersebut. Selain itu, lembaga yang telah menerbitkan sekitar 120 judul buku itu juga aktif mengkampanyekan idenya melalui buletin Ikhtilaf, yang oplahnya sekitar 40 ribu dan diberikan secara gratis setiap Jumat.

Untuk tahun ini tak ada penganugerahan Udin Award. Menurut Solahuddin, penghargaan yang biasanya diberikan kepada jurnalis yang menjadi korban kekerasan ini tidak diberikan karena belum ada jurnalis yang mengalami korban kekerasan yang layak diapresisi dengan award tersebut.

Penghargaan Tasrif Awar diberikan oleh Ketua AJI Ati Nurbaiti kepada Ahmaf Fikri, yang mewakili Lembaga Kajian Islam. Selain acara ini, acara penganugerahan award ini juga menampilkan orasi dari Johan Galtung, profesor studi perdamaian dari Universitas Hawai, AS.

Dalam acara itu, AJI juga meluncurkan Tolerance Prize, kompetisi karya jurnalistik cetak, online, TV, radio dalam memerangi rasisme dan diskriminasi. Program ini hasil kerja sama International Federation of Journalists (IFJ), Aliansi Jurnalis Independen, dan European Commission. Kompetisi ini terbuka bagi jurnalis yang ada di Amerika Latin, Afrika Tengah dan Barat, Afrika Selatan dan Timur, Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Bagi yang ingin mengetahui kompetisi ini lebih detail, bisa mengunjungi situs http://www.ifj.org atau kontak ke kantor IFJ Journalisme for Tolerance Prize di masing-masing negara. Untuk wilayah Asia Tenggara bisa menghubungi AJI di nomor telpon 5711044, faksimile 5711063, atau kontak email di [email protected].

(Abdul Manan-Tempo News Room)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Manis-Pahit Budi Daya Keramba Jaring Apung

27 October 2024

Kenangan Pudar di Danau Maninjau

27 October 2024

Havana Syndrome Operasi Unit 29155 GRU Rusia?

3 April 2024

Jenderal Dudung soal Kebijakan TNI AD, Papua dan Revisi UU TNI

22 May 2023

Surya Paloh soal Panas Dingin Hubungannya dengan Jokowi

15 May 2023

Sukidi soal Al Quran, Akal dan Campur Tangan Negara

17 April 2023
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.