Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
1 May 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Jurnalis New York Times Menolak Ungkap Identitas Sumbernya di CIA

Jurnalis New York Times Menolak Ungkap Identitas Sumbernya di CIA

Abdul Manan7 January 2015
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wartawan harian New York Times, James Risen, dalam sidang di Pengadilan Federal AS, Senin 5 Januari 2015, menolak mengungkap siapa sumbernya di badan intelijen Central Intelligence Agency (CIA) yang memberikan informasi soal upaya badan rahasia ini dalam melemahkan program nuklir Iran.

Informasi soal langkah-langkah CIA untuk mencegah program nuklir Iran itu ditulis Risen dalam bukunya yang berjudul State of War: The Secret History of the CIA and the Bush Administration. Buku ini diluncurkan oleh Risen, salah satu jurnalis AS pemenang Pulitzer Prize, pada 3 Januari 2006 lalu.

Dalam sidang, Risen menjawab sejumlah pertanyaan dasar terkait buku itu, namun menolak menyebutkan siapa sumbernya di CIA. Menurut Risen, ia tak mau membuka identitas narasumbernya karena itu akan menjadi salah satu titik balik dalam sejarah kebebasan pers di negara itu.

Risen bersaksi di pengadilan federal di Alexandria, Virginia, sebagai bagian dari proses pengadilan yang dilakukan pemerintah AS terhadap mantan perwira CIA, Jeffrey Sterling. Ia dituduh membocorkan informasi rahasia kepada Risen yang kemudian menjadi bahan buku State of War itu.

Risen, yang memberi kesaksian di bawah sumpah untuk pertama kalinya, menolak untuk mengidentifikasi informasi rahasia macam apa yang sumbernya berikan kepadanya yang kemudian di muat dalam bukunya, di mana atau kapan ia bertemu dengan sumber anonim itu, atau apa jabatan sumber itu.

Dengan keengganan Risen ini, kelanjutan nasib persidangan Sterling jadi tanda tanya. Rencananya, Sterling akan kembali disidang pada 12 Januari mendatang. Bagi Edward MacMahon, pengacara Sterling, apakah jaksa bisa melanjutkan kasus terhadap kliennya ini dengan situasi seperti ini. Sebab, Sterling didakwa karena atas pengungkapan yang tidak sah atas informasi pertahanan nasional dan sejumlah dakwaan lainnya pada tahun 2010.

Risen sebelumnya juga berusaha melawan –melalui proses hukum– untuk membatalkan upaya paksa oleh jaksa agar dia bersaksi di pengadilan. Pengadilan banding memutuskan bahwa dia tetap harus bersaksi. Tapi, Mahkamah Agung tahun lalu menolak untuk menangani kasus ini.

Pada pertengahan Desember, setelah ada keputusan dari Jaksa Agung Eric Holder, jaksa yang menangani kasus Sterling ini mengatakan, mereka akan membatasi pertanyaan mereka terhadap Risen, dan tidak akan memintanya menyebutkan nama orang yang memberikan informasi secara anonim untuk buku itu.

Usai sidang, Risen mengatakan, dia tidak ingin memberikan informasi kepada pemerintah yang mungkin dapat digunakan sebagai alat untuk membuktikan atau menyangkal sebuah “mosaik” informasi yang coba ia susun dalam bukunya itu.

Haaretz.com | Abdul Manan

http://www.tempo.co/read/news/2015/01/07/116633382/Jurnalis-AS-Menolak-Ungkap-Nama-Sumbernya-di-CIA
Amerika Serikat Central Intelligence Agency (CIA) James Risen Jeffrey Sterling New York Times rahasia negara
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Havana Syndrome Operasi Unit 29155 GRU Rusia?

3 April 2024

Ambisi Sang Putri Saudi

29 July 2019

Geliat Haiphong di Tengah Perang

7 July 2019

Bahri Tak Mampir di Le Havre

3 June 2019

Jeanne, Agen Perempuan CIA Penangkap Mata-mata

30 April 2019
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.