Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
2 May 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Helikopter Jatuh di Afganistan, Lima Tentara Inggris Tewas

Helikopter Jatuh di Afganistan, Lima Tentara Inggris Tewas

Abdul Manan27 April 2014
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kabul – Lima tentara Inggris tewas ketika helikopter Lynx mereka jatuh di daerah pegunungan di wilayah Kandahar, Afganistan selatan, Sabtu 26 April 2014. Taliban mengklaim sebagai penyebab jatuhnya helikopter tersebut, tapi pejabat Departemen Pertahanan Inggris membantahnya dan mengatakan insiden itu mungkin disebabkan oleh kegagalan teknis.

Insiden ini membuat personel militer Inggris yang tewas di Afganistan bertambah menjadi 453 orang. Ini juga menjadi insiden tunggal terburuk yang melibatkan pasukan Inggris di negara itu sejak pesawat Nimrod meledak pada tahun 2006. “Dengan sangat sedih kami mengkonfirmasi bahwa lima personel Inggris tewas dalam insiden ini,” kata Komandan Komando Bersama Helikopter Militer Inggris Mayor Jenderal Richard Felton.

Helikopter Lynx dianggap memiliki catatan keamanan yang sangat baik dan insiden itu adalah kecelakaan maut pertama yang melibatkan helikopter Inggris sejak perang dimulai 2001 lalu. “Sebuah penyelidikan atas penyebab kecelakaan itu sedang berlangsung dan ini bukan saat yang tepat untuk berspekulasi dan berkomentar,” kata Felton.

Juru bicara Taliban yang berbasis di Afganistan selatan, Qari Yousuf Ahmadi, mengatakan dalam sebuah wawancara telepon bahwa milisi mereka telah menggunakan senjata “rahasia” baru yang memungkinkan mereka menargetkan helikopter tersebut. “Desa ini berada di daerah pegunungan. Helikopter itu mencoba bermanuver dan menjadi sasaran Taliban,” kata dia.

Kematian terbaru ini menjadi pukulan menyedihkan ketika pasukan Inggris bersiap-siap meninggalkan Afganistan sebagai bagian dari transisi yang sedang berlangsung untuk menyerahkan tanggung jawab keamanan secara penuh kepada pasukan Afganistan.

Penarikan pasukan Inggris dilakukan bertahap. Kini hanya dua pangkalan Inggris yang beroperasi di provinsi Helmand selatan, sejak Maret 2014. Pada puncak keterlibatan Inggris, ada 137 pangkalan di provinsi ini. Penarikan penuh pasukan diperkirakan akan berlangsung akhir tahun ini.

Guardian | BBC | Abdul Manan


TEMPO.CO | MINGGU, 27 APRIL 2014 | 23:01 WIB

Helikopter jatuh Inggris Perang Afganistan Taliban Afganistan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

‘Perangkap Seks’ Mossad Itu Bernama Cindy

1 April 2019

Setelah Makan Siang di Zizi

19 March 2018

Stephen Hawking Pimpin Proyek Pencarian Alien

21 July 2015

DKK PBB Secara Bulat Setuju Sanksi Iran Dicabut

20 July 2015

Korespondensi Pribadi Thatcher dan Eks Agen KGB Dibuka

6 January 2015

Inggris Minta Warga Muslim Cegah Anaknya Perang ke Suriah

24 April 2014
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.