Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
2 May 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Inggris Minta Warga Muslim Cegah Anaknya Perang ke Suriah

Inggris Minta Warga Muslim Cegah Anaknya Perang ke Suriah

Abdul Manan24 April 2014
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

London – Polisi Inggris meminta wanita Muslim untuk menghalangi anak-anak muda di komunitas mereka untuk pergi untuk berperang di Suriah. Ini adalah taktik terbaru pemerintah Eropa yang khawatir tentang risiko keamanan yang ditimbulkan oleh anak muda yang diradikalisasi oleh perang di luar negeri.

Pemerintah memperkirakan bahwa beberapa ribu orang Eropa pergi ke Suriah sejak berlangsung perang sipil untuk menjatuhkan Presiden Bashar al-Assad yang dimulai tiga tahun lalu. Belanda mengatakan pekan ini bahwa puluhan warganya telah diradikalisasi di Suriah, dan Perancis mengumumkan langkah-langkah sendiri untuk melawan fenomena tersebut.

“Saya sangat prihatin melihat jumlah anak muda yang pergi ke Suriah,” kata Helen Ball, Koordinator Nasional Inggris untuk Penanggulangan Terorisme, kepada wartawan setelah pertemuan dengan 40 perempuan dari berbagai organisasi, dalam peluncuran baru kampanye kebijakan anti-terorismenya.

Helen mengatakan, tujuan pertemuan ini adalah untuk melihat bagaimana wanita bisa menantang motivasi anak muda Muslim, terutama laki-laki, pergi ke Suriah, baik itu untuk berperang atau untuk memberikan bantuan dan “mungkin menjadi radikal dan menjadi ancaman yang lebih besar setelah pulang.”.

Sejak serangan 11 September 2001 di New York dan Washington, Inggris khawatir warga negaranya bepergian ke kamp-kamp pelatihan militan di luar negeri, dan kemudian memunculkan risiko keamanan potensial di dalam negeri. Populasi warga Muslim di Inggris sekitar 2,7 juta orang.

Kekhawatiran tersebut meningkat setelah empat anak muda Muslim Inggris, dua di antaranya pergi ke kamp-kamp Al Qaeda di Pakistan, melakukan serangan bom bunuh diri di London pada bulan Juli 2005 yang menewaskan 52 orang.

Pada bulan Februari 2014, militan Islam merilis sebuah video yang dikatakan sebagai orang Inggris yang melakukan pemboman bunuh diri di sebuah penjara di Aleppo, Suriah. Minggu lalu, seorang remaja dari Inggris selatan dilaporkan tewas dalam pertempuran di Suriah.

“Kami tahu bahwa isu Suriah menjadi keluhan terutama di kalangan pemuda Muslim. Ini adalah sesuatu yang mereka merasa ingin berbuat sesuatu untuk itu,” kata Sajdah Mughal, dari badan amal JAN yang bekerja dengan perempuan Muslim yang kurang beruntung.

“Ibu yang adalah orang-orang yang harus melindungi anaknya agar mereka tidak melakukan perjalanan ke Suriah,” tambah Mughal, yang lolos tapi mengalami cedera serius akibat pemboman di London tahun 2005.

REUTERS | ABDUL MANAN

TEMPO.CO | KAMIS, 24 APRIL 2014 | 22:34 WIB

Al-Qaeda Inggris Kebijakan Anti-terorisme Suriah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Di Balik ‘Perang Terbuka’ CIA dan Komite Intelijen Senat AS

27 April 2019

‘Perangkap Seks’ Mossad Itu Bernama Cindy

1 April 2019

Setelah Makan Siang di Zizi

19 March 2018

Cerita dari Bunker Kota Ghouta

26 February 2018

Setelah Raqqa Jatuh

30 October 2017

Generasi ‘Anak Singa’ ISIS

21 July 2015
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.