Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
17 May 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Hizbut Tahrir Demo Pemuatan Kartun Nabi Muhammad

Hizbut Tahrir Demo Pemuatan Kartun Nabi Muhammad

Abdul Manan11 February 2006
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Sabtu, 11 Pebruari 2006 | 12:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar… Teriakan takbir itu bergema dari sekitar dua ribu massa Hizbut Tahrir Indonesia yang menggelar aksi di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Sabtu (11/2) pagi. Mereka memprotes pemuatan kartun Nabi Muhammad di koran Jyllands-Posten Denmark pada September 2005.

Aksi ini berlangsung sejak pukul 09.00 WIB. Sebuah panggung cukup besar didirikan untuk orasi. Speaker berkekuatan tinggi diarahkan ke berbagai penjuru. Peserta aksi datang dari berbagai daearah sekitar Jakarta.

Sejumlah spanduk dibentangkan. Di antaranya bertuliskan: “Menghina nabi tidak selesai dengan meminta maaf. Kafir barat tidak akan berhenti menghina Nabi SAW dan Islam kecuali setelah ditundukkan khalifah Islam.” Mereka juga membawa bendera bertuliskan “Lailaha Illallah”.

Dalam orasinya, Ketua Majelis Ulama Indonesia, Kholil Ridwan, menyampaikan soal sayembara yang akan memberi hadiah 100 kilogram emas kepada siapa saja yang bisa membunuh penanggungjawab pembuatan kartun Nabi Muhammad. “Hadiahnya bukan dari saya, tapi dari pemimpin militer Taliban. Siapa yang bersedia,” teriak Kholil Ridwan. Kontan saja ajakannya disambut panjang peserta aksi. “Sayaa…”

Kholil Ridwan, saat ditemui Tempo usai orasi mengatakan, sayembara dari pemimpin militer Taliban di Afganistan itu diketahuinya setelah ia membaca berita koran. Dia mengaku saat ini MUI belum bersikap resmi soal kartun tersebut. “Ketua kami, Umar Sihab, sudah menyerukan untuk menghentikan hubungan diplomatik dengan Denmark dan memboikot produk Denmark,” kata dia.

Menurut Juru Bicara Hizbut Tahrir, Muhammad Ismail Yusanto, ada sekitar 5 ribu massa yang dikerahkan. “Ini adalah aksi terbesar pertama,” kata dia. Sebelumnya, Hizbut Tahrir menggelar aksi di berbagai kota. Ini bukan aksi yang terakhir bagi Hizbut Tahrir. “Kita akan terus melakukan aksi. Sampai ada perkembangan lebih lanjut,” kata dia.

Abdul Manan

Sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2006/02/11/brk,20060211-73803,id.html

Social
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

KIARA: Pemerintah Tak Berpihak kepada Nelayan

28 December 2010

Morality plays

21 March 2006

Tensi Tinggi di Antara Pasal Lonjong

20 March 2006

Berjuang dengan Usulan

20 March 2006

A Revolutionary Move

27 February 2006

Not a Magic Wand

27 February 2006
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.