Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
29 April 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Wan Azizah: Kami Perlu Segera Memulihkan Kepercayaan Publik

Wan Azizah: Kami Perlu Segera Memulihkan Kepercayaan Publik

Abdul Manan14 May 2018
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
RAKYAT Malaysia dalam pemilihan umum Rabu pekan lalu memberi dukungan besar kepada koalisi Pakatan Harapan untuk memimpin pemerintahan. Perolehan kursi koalisi Partai Pribumi Bersatu, Partai Keadilan Rakyat (PKR), Partai Aksi Demokratik (DAP), dan Partai Amanah ini melebihi Barisan Nasional, koalisi partai yang tak pernah kalah dalam 62 tahun ini. “Alhamdulillah apa yang telah kami usahakan selama 20 tahun ini berhasil,” kata Ketua PKR Wan Azizah Wan Ismail.

Perempuan kelahiran 3 Desember 1952 itu adalah istri tokoh oposisi Anwar Ibrahim. Dia kini dipilih oleh Pakatan Harapan sebagai wakil perdana menteri untuk mendampingi Mahathir Mohamad, yang telah dilantik sebagai perdana menteri baru negeri itu.
Berikut ini petikan wawancara Abdul Manan dari Tempo dengan Wan Azizah dalam dua kesempatan di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis dan Jumat dua pekan lalu.

Apa langkah Pakatan Harapan setelah memenangi pemilihan umum?Alhamdulillah kami sudah sampai pada satu tujuan, yaitu memenangi parlemen. Prosedur berikutnya adalah pengajuan perdana menteri. Kami sudah menyerahkan nama kepada Raja Malaysia (Pakatan Harapan mengajukan surat resmi mengajukan Mahathir Mohamad sebagai perdana menteri pada Kamis siang dan diikuti pelantikannya pada malam harinya).

Apakah Pakatan Harapan sudah bisa memprediksi kemenangan ini?
Tidak. Kami memang baru berada pada sikap optimistis. Alhamdulillah apa yang telah kami usahakan selama 20 tahun ini berhasil. Saya sangat bersyukur kami bisa membentuk pemerintahan yang akan segera mengatasi sejumlah masalah. Kami merasakan kesusahan yang dialami rakyat.

Apa penyebab utama kemenangan Pakatan Harapan?Beban hidup masyarakat memang berat. Keadaan saat ini sangat menyusahkan rakyat, terutama setelah adanya pajak barang dan jasa (GST-pajak sebesar 6 persen yang diberlakukan sejak 2015). Ada beberapa penyebab lainnya, tapi GST itu yang utama.

Apa yang akan dilakukan pemerintah baru untuk menjawab masalah ini? Kami sudah punya rencana. Penting bagi kami untuk meningkatkan perhatian dalam memulihkan kepercayaan publik dan pasar. Kami menilai, kalau Malaysia dikenal di luar dengan pemerintahan seperti saat ini, tidak akan ada kepercayaan terhadap kami. Setelah pemilihan umum ini, kurs ringgit sudah naik. Memang masih sedikit. Dan kami juga menyadari kenyataan bahwa kami memiliki utang negara yang membengkak.

Soal kesulitan hidup ini, apa langkah segera yang akan dilakukan?Kami berjanji dalam 100 hari ini akan membatalkan GST, bagaimana menghentikan kebocoran anggaran, dan rakyat bisa mendapatkan manfaat tanpa terkena dampak negatif karena ada utang yang harus dibayar.

Sejumlah analis memperingatkan bahwa pencabutan GST akan mempengaruhi kemampuan pemerintah menangani defisit anggaran.GST akan dicabut. Sebab, itu ada dalam prioritas dalam 100 hari ini.

[***]

Soal pembebasan Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengatakan bahwa Raja Malaysia pada Kamis malam pekan lalu memberi isyarat akan memberi pengampunan penuh terhadap Anwar….
Raja berbicara soal itu kepada kami secara pribadi, soal pengampunan, dan politik lainnya. Itu sangat menyentuh hati saya. Saya sangat optimistis ini akan segera terjadi. Kalau tak ada perubahan pun, dia akan bebas pada Juni (Anwar ditahan sejak Oktober 2015. Dia sedianya sudah bisa bebas Juni mendatang karena berkelakuan baik).

Apakah sudah memberi tahu Anwar soal rencana Pakatan untuk permintaan pengampunan ini?Dia belum tahu. Selama masa kampanye, saya belum punya waktu untuk menjenguk ke penjara.

Artikel terkait: Kembalinya Dr. M

Majalah Tempo, 14 Mei 2018

Barisan Nasional Mahatir Mohamad Malaysia Pakatan Harapan Wan Azizah Wan Ismail
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Mantan Manajer Petronas Didakwa dengan Spionase Bisnis

24 April 2025

Elang Laut di Leher Pakatan

26 May 2019

Anwar Ibrahim: Malaysia Kini Seperti Indonesia Saat Reformasi

21 May 2018

Mahatir Mohamad: Jika Saya Diktator, Rakyat Tak Pilih Saya Lagi

21 May 2018

Najib di Tubir Jurang 1MDB

21 May 2018

Kembalinya Dr M

14 May 2018
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.