Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
2 June 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Kepala Polisi Harus Minta Maaf

Kepala Polisi Harus Minta Maaf

Abdul Manan5 October 2006
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
JAKARTA – Mahkamah Agung mengabulkan kasasi gugatan perdata Aliansi Jurnalis Independen terhadap Kepala Kepolisian RI. “Dengan putusan ini, Kepala Kepolisian RI harus meminta maaf kepada Aliansi Jurnalis Independen dan kepada para wartawan,” kata Hakim Agung Artidjo Alkostar, saat ditemui di kantornya, kemarin. Putusan itu dibacakan pada 3 Agustus lalu oleh majelis kasasi yang dipimpin Hakim Agung Gunanto Suryono beranggotakan Artidjo dan Mansyur Kartayasa.

Gugatan perdata itu diajukan Rommy Fibri, ketua Aliansi Jurnalis Jakarta. Berawal saat penyerbuan massa, pada 8 Maret 2003 silam, yang merasa dirugikan atas pemberitaan Majalah Tempo berjudul “Ada Tomy di Tenabang?” Upaya perundingan setelah penyerbuan itu dilakukan di kantor polisi Jakarta Pusat.

Menurut Rommy, dalam perundingan itu Pemimpin Redaksi Bambang Harymurti mendapat ancaman dan kontak fisik. Polisi digugat karena membiarkan terjadinya ancaman itu terhadap Bambang. Sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, menurut Rommy, polisi seharusnya melindungi dan tidak membiarkan terjadinya pemukulan terhadap Bambang sebagai wartawan.

Dalam gugatan itu, Aliansi Jurnalis menyertakan bukti berupa rekaman video. Gugatan itu dimenangkan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 6 Oktober 2003. Tapi, putusan itu dibatalkan Pengadilan Tinggi Jakarta karena tidak memiliki dasar hukum (legal standing). Walhasil, Aliansi Jurnalis mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Artidjo mengatakan, dalam putusan itu polisi seharusnya berkewajiban melindungi setiap warga dari ancaman dan teror. “Polisi tidak melakukan hal itu ketika penyerangan kantor Tempo,” ujarnya.

Aliansi Jurnalis menyambut gembira putusan itu. Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Independen, Abdul Manan, mengatakan putusan itu membuktikan bahwa polisi seharusnya melindungi dan tidak membiarkan terjadinya penyerangan.

Aliansi Jurnalis, kata Abdul, akan menagih serta mendesak kepolisian untuk melaksanakan putusan itu. “Jika tidak kami akan mengajukan upaya hukum misalnya mengajukan somasi,” ujarnya.

Sementara itu juru bicara Markas Besar Kepolisian, Brigadir Jenderal Anton Bachrul Alam, mengaku belum mengetahui putusan itu. Anton pun enggan berkomentar. “Kami akan koordinasi dulu dengan atasan,” ujarnya saat dihubungi kemarin. Kendati begitu, Anton memastikan, polisi akan merespons setiap putusan Mahkamah Agung.

SUKMA LOPPIES | AGOENG WIJAYA

Koran Tempo, 5 Oktober 2006

On Media
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Newsweek Akan Kembali Terbit dalam Edisi Cetak

5 December 2013

Dari 3.000-an Media Massa, Baru 30 Media yang Punya Serikat Pekerja

17 September 2011

Serikat Karyawan Kalahkan Indosiar

19 January 2011

Indosiar Kalah di Pengadilan Negeri Jakarta Barat

18 January 2011

Wartawan Tempo Raih Swara Sarasvati 2010

22 December 2010

Media Diminta Benahi Klausul Perjanjian Kerja dengan Pekerjanya

3 November 2010
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.