Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
1 May 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Partai Oposisi India Tak Akan Ubah Kebijakan Soal Nuklir

Partai Oposisi India Tak Akan Ubah Kebijakan Soal Nuklir

Abdul Manan14 April 2014
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

New Delhi – Kepala partai oposisi India, Bharatiya Janata Party (BJP), yang diperkirakan akan memenangkan pemilu nasional yang sedang saat ini berlangsung, telah mengesampingkan perubahan negara ini soal senjata nuklir .

Sikap BJP memicu spekulasi soal ini ketika dalam manifestonya mengatakan bahwa partai akan “merevisi dan memperbarui” kebijakan India.

“Kebijakan ‘bukan negara pertama yang akan menggunakan’  senjata nuklir sudah dipikirkan dengan baik … Kami tidak bermaksud untuk mengubahnya, ” kata Presiden BJP Rajnath Singh kepada surat kabar Hindustan Times dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Senin 14 April 2014.

Kebijakan nuklir India itu diambil setelah serangkaian uji coba nuklir pada tahun 1998 selama pemerintahan terakhir koalisi yang dipimpin BJP, yang itu memicu kecaman internasional dan embargo oleh negara-negara Barat.

Kebijakan ini dimaksudkan untuk mendapatkan penerimaan yang lebih besar India sebagai kekuatan nuklir, meskipun negara ini tidak menjadi penandatangan Perjanjian Nonproliferasi Nuklir PBB tahun 1970 yang bertujuan untuk mencegah penyebaran senjata nuklir.

Cina adalah negara pertama yang mengadopsi kebijakan “tak akan menjadi negara pertama yang akan menggunakan” nuklir, tahun 1964. Tetapi, rival utama dan tetangga terdekat Pakistan, India, tidak menganut kebijakan yang sama. India dan Pakistan setidaknya terlibat dalam tiga kali perang.

BJP diprediksi akan meraih kemenangan dalam pemilu yang dimulai pada 7 April dan berakhir 16 Mei mendatang. Ia diprediksi akan mengalahkan partai yang berkuasa, Kongres.

CHANNEL NEWS ASIA | ABDUL MANAN


TEMPO.CO | SENIN, 14 APRIL 2014 | 17:06 WIB
Cina India Pakistan senjata nuklir
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Jaksa Taipei Banding Kasus Mata-mata Cina

4 April 2024

Gempa Seusai Corona

1 March 2020

Buron dari Punjab

11 August 2019

Geliat Haiphong di Tengah Perang

7 July 2019

Hati-hati ‘Perangkap Seks’ Intel Rusia dan Cina

5 April 2019

Emoji Pisau dari Beijing

9 December 2018
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.