Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
17 July 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Wakil Presiden Minta Krisis Ambalat Disikapi Bijak

Wakil Presiden Minta Krisis Ambalat Disikapi Bijak

Abdul Manan8 March 2005
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Selasa, 08 Maret 2005 | 19:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap masalah krisis di Ambalat ini dihadapi dengan bijak dan kepala dingin. Pandangan Kalla ini diungkapkan saat bertemu pengurus Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PKB PII) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (8/3).

Menurut Ketua PKB PII, Hussein Umar, Wakil Presiden menekankan agar kita mampu menjadi bangsa yang bermartabat dan memiliki kehormatan. Termasuk dalam melihat konflik Ambalat, antara Indonesia dengan Malaysia. “Beliau ingin agar kita menghadapi persoalan tersebut dengan bijak dan kepala dingin,” kata Umar, mengutip pernyataan Kalla.

PKB PII, kata Umar, berharap krisis dengan negeri jiran itu diselesaikan secara damai. “Kita menyarankan agar dilakukan upaya diplomasi dulu. Kita perlu mengambil pelajaran dari lepasnya Sipadan dan Ligitan. Itu jangan sampai terulang,” kata dia.

Saat ditanya apakah organisasinya juga akan menyiapkan orang menjadi relawan untuk menghadapi Malaysia, seperti dilakukan beberapa organisasi di daerah, Umar mengatakan, tidak. “Kami belum berpikir seperti itu,” kata Umar.

Mengenai maraknya aksi di daerah yang bersikap atas ketegangan dua negara ini, PKB PII menilainya sebagai hal yang wajar. “Itu bentuk rasa kecintaan kita terhadap setiap jengkal tanah republik ini,” tambahnya. Apalagi, kata dia, saat ini juga marak oleh pencurian ikan, kayu, pasir dan hutan. “Ini tak bisa dibiarkan.”

Abdul Manan – Tempo

Politics
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Inconsistent Law Enforcers

16 January 2006

KPU Under Fire

27 June 2005

An Excessive Sentence?

13 June 2005

Taking Offense

24 May 2005

Removing a Stumbling Block

9 May 2005

An Icon from Calang

2 May 2005
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.