Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
2 June 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Pemerintah Sudah Siap Menaikkan BBM

Pemerintah Sudah Siap Menaikkan BBM

Abdul Manan23 February 2005
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Rabu, 23 Pebruari 2005 | 22:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah terkesan lama untuk mengumumkan kenaikan BBM karena presiden ingin memastikan bahwa program-program kompensasinya itu akan membawa dampak positif bagi pengurangan kemiskinan. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator bidang Keuangan dan Industri Aburizal Bakrie di Istana Presiden, Rabu (23/2).

Menurut Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie, pemerintah telah menghitung secara matematis dampak positif itu. “Maka beliau (Presiden) mengatakan bahwa segera dapat dilaksanakan hal (kenaikan BBM) itu,” kata Ical, mengutip pernyataan presiden. Keputusan waktu pengumuman kenaikan ini dibahas dalam sidang kabinet. Saat ditanya kapan waktunya, kata Ical, “Insya Allah secepatnya.”

Berdasarkan kalkulasi pemerintah, program subsidi akibat kenaikan BBM ini akan menekan angka kemiskinan sampai 16,47 persen. Kata Ical, ini juga bisa dijelaskan secara sederhana. Misalnya, tiap kepala keluarga harus mengeluarkan biaya akibat kenaikan bahan pokok (akibat kenaikan BBM), besarnya 2 persen. Kalau dia bergaji Rp 750 sebulan, maka biaya tambahannya sekitar 15 ribu sebulan atau 180 ribu setahun.

Padahal, program untuk kompensasi kenaikan BBM terhadap 36 juta penduduk miskin adalah Rp 17,9 triliun. Artinya, satu orang miskin mendapat Rp 500 ribu. Kalau satu keluarga tiga orang, maka dia mendapat alokasi dana Rp 1,5 juta. Dana itu akan dinikmati dalam bentuk biaya pendidikan, kesehatan dan semacamnya. “Dengan senidirnya itu kita bsia melihat bahwa angka kemiskinan pasti menurun,” tambahnya.

Abdul Manan – Tempo

Politics
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Inconsistent Law Enforcers

16 January 2006

KPU Under Fire

27 June 2005

An Excessive Sentence?

13 June 2005

Taking Offense

24 May 2005

Removing a Stumbling Block

9 May 2005

An Icon from Calang

2 May 2005
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.