Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
1 June 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Pemerintah Gembira Sambut Gembira Kabar Pembebasan Dua Wartawan Indonesia

Pemerintah Gembira Sambut Gembira Kabar Pembebasan Dua Wartawan Indonesia

Abdul Manan21 February 2005
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Senin, 21 Pebruari 2005 | 17:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah menyambut gembira kabar pembebasan dua wartawan Indonesia, Meutya Hafid dan Budiyanto, di Irak. Informasi tersebut akan dikonfirmasi lebih lanjut oleh pemerintah. “Sampai detik ini, kami belum memperoleh kepastian dimana dan kepada siapa dua warga negara itu diserahkan,” kata Menteri Luar Negeri, Nur Hassan Wirajuda, kepada wartawan usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (21/2).

Menurut Menteri Luar Negeri, pihaknya menerima informasi pembebasan ini melalui beberapa media. Salah satunya adalah berita dari Associated Press (AP) dan Televisi Qatar Al-Zajerah. Namun pemerintah masih akan melakukan konfirmasi lebih lanjut atas berita tersebut.

Menteri Luar Negeri menambahkan, tim penanggulangan krisis departemennya yang di Jakarta dan Aman, Yordania kemarin mendapatkan informasi bahwa kedua warga negara Indonesia itu akan diserahkan kepada organisasi Al Hayat Al Ulama Al Muslimin di Bagdad. Penghubung RI di Bagdad, juga mendapatkan informasi serupa. Namun, saat pengurus Masjid Al Hayat didatangi mereka mengaku tidak tahu.

Mengenai motif pembebasan dua sandera, Menteri Luar Negeri mengatakan, pihaknya juga belum bisa melakukan konfirmasi. Berdasarkan berita Associated Press yang diterima pihaknya, kedua wartawan itu dibebaskan karena adanya penghormatan terhadap persaudaraan islam antara Indonesia dan Irak. Selain itu, penyandera juga menghormati posisi Indonesia yang menolak pendudukan di Irak. Menlu juga menambahkan, ini juga karena adanya klarifikasi dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai status kedua wartawan itu yang disampaikan 19 Februari lalu. “Itu cukup menjawab pertanyaan yang mereka ajukan,” kata Wirajuda.

Presiden, kata Menteri Luar Negeri, menyambut gembira berita pendahuluan tentang pembebasan ini. Presiden berharap berita ini dapat diklarifikasi lebih lanjut. Presiden juga ingin tahu kepada siapa kedua wartawan itu diserahkan, dan bagaimana pengaturan pemulangan keduanya ke Indonesia. Kepada Presiden, Menlu berjanji akan terus mengupdate perkembangan berita terbaru secara berkala kepada Presiden. Menteri Luar Negeri menambahkan, pihaknya mendapatkan informasi bahwa Ketua Palang Merah Indonesia kemarin sudah tiba di Abu Dabi. Salah satu yang dilakukan adalah melakukan kontak dengan Organisasi Internasional Bulan Sabit Merah. Kontak dengan lembaga ini dilakukan karena Bulan Sabit Merah punya kantor perwakilan di Bagdad. Sebelumnya, pemerintah juga melakukan kontak dengan lembaga ini saat pembebasan Casingkem, salah satu warga negara Indonesia yang pernah disandera di Irak pada September 2004 lalu.

Abdul Manan-Tempo

Politics
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Inconsistent Law Enforcers

16 January 2006

KPU Under Fire

27 June 2005

An Excessive Sentence?

13 June 2005

Taking Offense

24 May 2005

Removing a Stumbling Block

9 May 2005

An Icon from Calang

2 May 2005
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.