Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
10 December 2025
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»AMAN Tandatangani Nota Kerja Sama dengan Calon DPD

AMAN Tandatangani Nota Kerja Sama dengan Calon DPD

Abdul Manan25 March 2004
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Tempo Interaktif, 25 Maret 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menandatangani nota kerja sama dengan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah dari berbagai daerah, di Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis (25/3). Kerja sama ini merupakan pelaksanaan salah satu keputusan Kongres AMAN 2003 yang mengharuskan masyarakat Adat memasuki arena politik dengan menempatkan utusan-utusannya di lembaga perwakilan rakyat di daerah atau nasional.

Ada delapan calon anggota DPD yang menandatangani nota kerja sama ini. Masing-masing Zondon Masrie dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan, I Nyoman Suetha dari Bali, Yunus J. Ukru dari Maluku, Zodrak Wamebu dari Papua, La Ode Ota dari Sulawesi Tenggara, John Bala dari Nusa Tenggara Timur, Idan Hasibuan dari Sumatera Utara dan Nasir Abbas dari Sulawesi Tengah.

Dengan penandatanganan ini, calon anggota DPD itu punya sejumlah kewajiban jika duduk di Senayan. Di antaranya adalah memperjuangkan pelaksanaan TAP MPR Nomor IX tahun 2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam, menjadi sumber informasi tentang kebijakan nasional dan bertindak sebagai pembela dan pendamping bagi masyarakat adat di wilayah pemilihannya jiak terjadi kasus-kasus yang berdimensi publik dan merugikan masyarakat adat.

Dalam penandatangan ini, hanya tiga calon DPD yang datang, yaitu Masrie, La Ode dan Abbas. Namun, kata Sekretaris Pelaksana AMAN, Emil Kleiden, delapan calon itu menandatangani nota kerja sama ini. “Yang tidak bisa datang mengirimkan tandatangannya lewat faksimili,” kata Kleiden.

Abdul Manan – Tempo News Room

Politics
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Inconsistent Law Enforcers

16 January 2006

KPU Under Fire

27 June 2005

An Excessive Sentence?

13 June 2005

Taking Offense

24 May 2005

Removing a Stumbling Block

9 May 2005

An Icon from Calang

2 May 2005
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Korea Selatan Luncurkan Satelit Mata-mata ke-4 untuk Awasi Korea Utara

26 April 2025

Mantan Manajer Petronas Didakwa dengan Spionase Bisnis

24 April 2025

Protes AP ke Gedung Putih dan Isu Amandemen Pertama

15 February 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Greenpeace Hamas Indonesia Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin
© 2025 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.