Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
28 June 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Bulgaria: Hizbullah di Balik Pengeboman di Burgas

Bulgaria: Hizbullah di Balik Pengeboman di Burgas

Abdul Manan5 February 2013
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sofia – Menteri Dalam Negeri Bulgaria Tsvetan Tsvetanov mengatakan, dua orang yang punya hubungan dengan kelompok militan Hizbullah terlibat dalam bom mobil di dekat bandara Burgas, Bulgaria, yang menyebabkan lima turis Israel tewas Juli 2012 lalu.

Kesimpulan penyelidikan Bulgaria ini akan membuka jalan bagi Uni Eropa untuk bergabung dengan Amerika Serikat yang menetapkan Hizbullah sebagai organisasi teroris, setelah ada hubungan yang terang dalam sebuah serangan ke wilayah Uni Eropa.

“Tiga orang yang terlibat dalam serangan itu, dua di antaranya memiliki paspor asli Australia dan Kanada,” kata Tsvetan Tsvetanov kepada wartawan, Selasa, 5 Februari 2013, setelah Dewan Keamanan Nasional Bulgaria membahas investigasi ini.

“Kami telah yakin bahwa kedua orang itu adalah anggota sayap militan Hizbullah,” kata Tsvetanov. “Ada data yang menunjukkan hubungan pembiayaan antara Hizbullah dan dua tersangka.”

Israel menyalahkan serangan di kota Laut Hitam -yang menewaskan lima turis Israel, sopir warga Bulgaria dan pengebomnya– kepada Iran dan Hizbullah.

Pemerintah Iran membantah tudingan Israel dan balik mengatakan bahwa Yerussalem yang merencanakan dan melakukan leadakan itu. Hizbullah belum secara terbuka menanggapi tuduhan Israel itu.

Belanda mengatakan Agustus lalu bahwa Uni Eropa harus mengikuti jejak Amerika Serikat yang sudah menetapkan Hizbullah sebagai organisasi teroris sejak 1990-an, sebuah langkah yang akan memungkinkan Uni Eropa untuk membekukan aset Hizbullah di Eropa.

Reuters | Abdul Manan

TEMPO.CO | SELASA, 05 FEBRUARI 2013 | 23:05 WIB
Bulgaria Hizbullah Israel Uni Eropa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Gempa Seusai Corona

1 March 2020

Bibit-bibit Perpecahan di Bosnia

21 October 2019

Khaled Meshaal dan Misi Gagal Mossad di Yordania

27 April 2019

Ingin Jadi Mata-mata? Mossad Lagi Buka Lowongan

20 April 2019

Bodyguard Pemimpin Hezbollah Itu Ternyata Agen Mossad

10 April 2019
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.