Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
1 June 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Tersangka Kasus Litvinenko Menolak Bekerjasama

Tersangka Kasus Litvinenko Menolak Bekerjasama

Abdul Manan12 March 2013
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

London – Andrei Lugovoy, salah satu tersangka dalam kasus pembunuhan Alexander Litvinenko, mengatakan tidak mau lagi bekerja sama dengan Komisi Penyelidik Inggris. Litvinenko adalah mantan agen rahasia Russia, KGB, yang menyeberang ke Inggris dan meninggal akibat keracunan polonium-210 di London, 2006 lalu.
Lugovoy, mantan agen KGB yang sekarang menjadi anggota parlemen Rusia, menyatakan soal ini dalam konferensi pers di Moskow, Selasa 12 Maret 2013. Lugovoy menyebut Inggris berusaha untuk menyembunyikan kebenaran tentang kematian Litvinenko dengan merahasiakan bukti-bukti dalam kasus itu.

Pernyataan sikap Lugovoy ini diprediksi ini akan meningkatkan ketegangan antara Inggris dan Rusia, yang perwakilannya akan bertemu di London, Rabu 13 Maret 2013. Pertemuan itu sebagai upaya terbaru kedua negara untuk memperbaiki hubungan keduanya yang tegang paska kematian Litvinenko.

Menteri Luar Negeri Inggris William Hague dan Menteri Pertahanan Inggris Philip Hammond dijadwalkan bertemu untuk membahas isu-isu internasional dan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Russia Sergei Lavrov dan Menteri Pertahanan Russia Sergei Shoigu. Moskow menyebut pertemuan rabu itu sebagai “dialog strategis.”

“Saya telah sampai pada kesimpulan bahwa pemerintah Inggris tidak akan memberi saya kesempatan untuk membuktikan ketidakbersalahan saya. Saya tidak akan bisa mendapatkan keadilan di Inggris,” kata Lugovoy, sembari menyampaikan bantahan keterlibatannya dalam kematian Litvinenko.

Rusia juga membantah terlibat dalam pembunuhan itu dan menolak untuk mengekstradisi Lugovoy ke Inggris yang sedang menyelidiki kasus tersebut.

Reuters | Abdul Manan

TEMPO.CO | SELASA, 12 MARET 2013 | 20:08 WIB

Alexander Litvinenko Andrei Lugovoy Inggris KGB
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Novel Doctor Zhivago dan Propaganda CIA

3 April 2019

‘Perangkap Seks’ Mossad Itu Bernama Cindy

1 April 2019

Setelah Makan Siang di Zizi

19 March 2018

Stephen Hawking Pimpin Proyek Pencarian Alien

21 July 2015

DKK PBB Secara Bulat Setuju Sanksi Iran Dicabut

20 July 2015

Korespondensi Pribadi Thatcher dan Eks Agen KGB Dibuka

6 January 2015
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.