Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
2 May 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»NSA: Snowden Bocorkan 200.000 Dokumen Rahasia

NSA: Snowden Bocorkan 200.000 Dokumen Rahasia

Abdul Manan15 November 2013
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Washington – Badan intelijen Amerika Serikat, National Security Agency (NSA) menaksir ada sekitar 200.000 dokumen rahasia negara AS yang dibocorkan kepada media oleh eks analis lembaga ini, Edward Snowden. Pernyataan iini disampaikan Direktur NSA Jenderal Keith Alexander akhir bulan lalu.

Dalam sesi tanya-jawab setelah ceramah di depan sekelompok pemerhati urusan luar negeri di Baltimore, 31 Oktober 2013, Alexander ditanya ihwal langkah apa yang dilakukan pemerintah untuk menghentikan Snowden membocorkan informasi tambahan kepada wartawan.

“Saya berharap ada cara untuk mencegahnya. Snowden telah membagikan antara 50 dan 200.000 dokumen kepada wartawan. Ini akan terus keluar,” kata Alexander.

Para penyelidik yang menangani kasus Snowden mengindikasikan bahwa jumlah dokumen yang bisa diakses Snowden mencapai ratusan ribu dokumen. Pejabat AS mengaku mengetahui berbagai dokumen yang bisa diakses Snowden, tapi mereka tetap tak yakin dokumen mana yang sudah dia unduh untuk dibocorkan ke media.

Sebagai perbandingan, jumlah dokumen Departemen Pertahanan dan Departemen Luar Negeri yang dibocorkan ke WikiLeaks oleh prajurit militer AS yang kesal jauh lebih besar. Wikileaks memperoleh sekitar 400.000 laporan Pentagon tentang perang Irak, serta 250.000 kabel diplomatik Departemen Luar Negeri dan puluhan ribu dokumen operasi AS di Afghanistan.

Tak satu pun dari bahan yang didapat WikiLeaks diklasifikasikan lebih tinggi dari “Rahasia “, sedangkan dokumen NSA yang dibocorkan Snowden banyak yang diberi label “Sangat Rahasia”. Materi dari dokumen yang dibocorkan Snowden mencakup rincian sangat teknis ihwal kegiatan pengupingan yang dilakukan AS dan negara sekutunya.

Pengungkapan Snowden kepada media soal operasi rahasia badan intelijen AS, yang pertama kali muncul pada bulan Juni, masih menyebabkan sakit kepala bagi pemerintahan Presiden Barack Obama, khususnya dalam urusan dengan negara sekutunya. Misalnya, Jerman sangat marah dengan adanya laporan bahwa NSA memonitor telepon seluler Kanselir Jerman, Angela Merkel.

Matthew Olsen, Direktur Pusat Kontra-Terorisme Nasional di Kantor Direktur Intelijen Nasional AS, menyebut pembocoran oleh Snowden bersifat “sangat merusak.” ” Tidak ada keraguan bahwa pembocoran itu membuat tugas kami lebih berat. Kami telah melihat bahwa teroris atau musuh mempelajari cara-cara kami mengumpulkan informasi intelijen dan mereka berusaha untuk beradaptasi dan mengubah cara-cara mereka berkomunikasi, ” katanya dalam sidang dengar pendapat dengan Kongres AS, Kamis, 14 November 2013.

Beberapa hari yang lalu, para pejabat AS mengatakan, sebuah panel yang berisi mantan pejabat dan pakar yang dibentuk oleh Obama untuk mengkaji operasi NSA telah melaporkan kesimpulan sementaranya ke Gedung Putih. Laporan akhir kelompok ini dijadwalkan akan kelar 15 Desember 2013.

Laporan tersebut, bersamaan dengan kajian terpisah yang dilakukan Gedung Putih, kemungkinan akan menyebabkan perubahan kebijakan yang hasilnya akan diumumkan akhir tahun ini.

Snowden saat ini ada di Rusia setelah mendapatkan suaka sementara selama satu tahun sejak Agustus lalu.

REUTERS | ABDUL MANAN

TEMPO.CO | JUM’AT, 15 NOVEMBER 2013 | 21:18 WIB
Amerika Serikat Edward Snowden National Security Agency (NSA) spionase
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Havana Syndrome Operasi Unit 29155 GRU Rusia?

3 April 2024

Ambisi Sang Putri Saudi

29 July 2019

Geliat Haiphong di Tengah Perang

7 July 2019

Bahri Tak Mampir di Le Havre

3 June 2019

Jeanne, Agen Perempuan CIA Penangkap Mata-mata

30 April 2019
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.