Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
29 April 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Greenpeace Luncurkan Peta Rencana Pengembangan Hutan

Greenpeace Luncurkan Peta Rencana Pengembangan Hutan

Abdul Manan7 December 2010
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

TEMPO Interaktif, Jakarta – Organisasi advokasi lingkungan Greenpeace hari ini meluncurkan peta Rencana Pengembangan Hutan Indonesia. Peta ini, berdasarkan data sektoral dan data dari pemerintah Indonesia, memperlihatkan jalur pengembangan perusakan hutan yang besar dan resiko emisi tinggi, yang sebelumnya sudah digaris bawahi Greenpeace dalam laporan yang berjudul “Protection Money”. 

“Peta ini menyediakan informasi kepada siapa saja, di mana saja, untuk melihat sendiri apa yang mungkin terjadi pada hutan dan lahan gambut Indonesia jika kita tidak melindunginya dari perusakan,” ujar Jurukampanye Hutan Greenpeace Asia Tenggara Yuyun Indradi dalam siaran persnya, hari ini (7/12/2010). 
Menurut Greenpeace, rencana pengembangan yang lahir atas dasar desakan dari industri kelapa sawit dan kertas ini, jika dibiarkan, akan membuat sia-sia komitmen Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono untuk menurunkan emisi dari sektor kehutanan. Peta berisi rencana ekspansi itu bertujuan untuk meningkatkan hingga tiga kali produksi pulp and paper pada 2025 dan menggandakan produksi minyak kelapa sawit pada 2020, dengan target tambahan bagi pertanian dan produksi biofuel.
Peta rencana itu bisa dilihat di http://image.greenpeace.or.id/Indonesia-Map/index.html. Laporan berjudul “Protection Money” yang dibuat Greenpeace memperlihatkan bagaimana Indonesia sebenarnya bisa memenuhi tujuan pembangunan ekonomi dan industri tanpa harus menghancurkan sumber-sumber daya alamnya yang masih tersisa.
Hutan Indonesia adalah inti dari poin keputusan penting bagi para negosiator di pertemuan iklim yang saat ini sedang berlangsung di Cancun, Meksiko. “Jalan untuk menyelamatkan hutan tropis ini adalah dengan sebuah kesepakatan iklim kuat yang memastikan mekanisme perlindungan hutan efektif, tidak hanya dengan ofset yang akan membiarkan negara-negara penghasil polusi untuk melakukan bisnis seperti biasa,” kata Yuyun.
Keputusan untuk meluncurkan peta ini diambil setelah Direktur Eksekutif Greenpeace International, Kumi Naidoo, bertemu Kepala Satuan Tugas REDD (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation in Developing Countries) Indonesia, Kuntoro Mangkusubroto. “Greenpeace sangat berkomitmen untuk mendukung Pemerintah Indonesia menuju arah pembangunan rendah karbon, dengan melindungi hutan alam,” ujar Naidoo. 
Abdul Manan

SELASA, 07 DESEMBER 2010 | 10:30 WIB
Greenpeace REDD (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation in Developing Countries)
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Beda Hitung Ihwal Deforestasi

13 November 2021

Alarm Dini dari Pesisir Jakarta

24 July 2021

Agen Dinas Rahasia Prancis Minta Maaf Atas Pengeboman Rainbow Warrior

7 September 2015
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.