Close Menu
abdulmanan.netabdulmanan.net
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
Facebook X (Twitter) Instagram
2 June 2026
abdulmanan.netabdulmanan.net
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • About
  • Reportase
  • Artikel
  • Spy Stories
  • Publikasi
abdulmanan.netabdulmanan.net
Home»Drama Baru Berlusconi

Drama Baru Berlusconi

Abdul Manan29 November 2013
Default Image
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Roma – Karir politik Silvio Berlusconi sepertinya mendekati senja. Setelah didera sejumlah kasus kriminal, Rabu lalu Senat Italia menyatakan sang taipan media dan pemilik klub sepakbola AC Milan itu tak dapat duduk di parlemen. Melalui pemungutan suara, Berlusconi resmi didepak dari Senat setelah dihukum terkait penggelapan pajak oleh raksasa perusahaan penyiarannya, Mediaset.

Di bawah hukum yang disahkan Senat Italia tahun lalu, politisi yang dihukum karena tindak pidana berat dianggap tidak memenuhi syarat untuk duduk di parlemen. Tapi, pendepakannya harus dikonfirmasi oleh suara penuh di Senat. Usulan untuk mendepak Berlusconi, eks perdana menteri Italia selama tiga kali, digagas oleh partai kiri Democrat Party dan partai anti-kemapanan 5-Star Movement.

Berlusconi bereaksi keras atas keputusan Senat ini, dan menyatakan akan menjadi oposisi. Ia menuduh lawan politik dari sayap kiri melakukan “kudeta” untuk menyingkirkan dia. “Kami berada di sini pada hari yang pahit, hari berkabung bagi demokrasi,” kata Berlusconi kepada pendukung dari partainya, Forza Italia, di kediamannya di Roma.

Dengan pencopotan ini, ia pun dilucuti dari kekebalannya dari penangkapan seperti yang ia nikmati selama 20 tahun menjadi anggota parlemen. Dengan keputusan Senat Rabu lalu itu, Berlusconi kini lebih rentan saat menghadapi serangkaian kasus kriminal lainnya. Selain kasus penggelapan pajak, ia juga didakwa dengan kasus suap politik dan membayar untuk seks dengan anak di bawah umur.

“Kita harus tetap di lapangan dan tidak boleh menyerah, bahkan meski pemimpin partai tak lagi menjadi Senator,” kata perdana menteri selama tiga periode ini. Berlusconi memastikan kepada para pendukungnya bahwa ia akan tetap menjadi lawan merepotkan bagi pemerintah koalisi yang dipimpin Enrico Letta dari Democrat Party.

Berlusconi masih bisa menimbulkan kerusakan pada pemerintahan Letta meski tak di Parlemen. Mediaset, lembaga penyiaran swasta terbesar Italia, juga menyiratkan nada yang semakin skeptis terhadap Euro dan ‘menyerang’ Uni Eropa dan Kanselir Jerman Angela Merkel –sekutu pemerintahan Letta.

“Berlusconi masih sangat kuat, meskipun kekuatannya berkurang. Dia masih memiliki sumber daya yang sangat besar. Ia masih memiliki media, dan pendukung yang sangat fanatik di dalam dan di luar parlemen,” kata James Walston, profesor American University di Roma.

Reuters | Guardian | Aljazeera | Abdul Manan

KORAN TEMPO | 29 November 2013
Italia Silvio Berlusconi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Email WhatsApp
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

About
About

Memulai karir sebagai koresponden Majalah D&R di Surabaya pada 1996 sampai 1999. Setelah itu menjadi editor Harian Nusa, Denpasar (1999-2001), bergabung ke Tempo sejak 2001 sampai sekarang.

Facebook X (Twitter) Instagram
Artikel Populer

Cek Palsu di Manhattan

25 September 2007

Bebas Memilih di Bilik Wartel

24 April 2007

Halo-halo dari Penjara

8 September 2008
Arsip
Artikel Lainnya

Iran Eksekusi ‘Agen Mossad’ yang Terlibat 200 Misi Pengintaian

24 December 2025

Makna Serial TV Seventeen Moments of Spring bagi SVR Rusia

22 December 2025

Blaise Metreweli, Perempuan Pertama yang Memimpin MI6

19 December 2025
Label
Al-Qaeda Alexander Litvinenko Amerika Serikat Arab Saudi Barack Obama Barisan Nasional Biro Penyelidik Federal (FBI) AS Central Intelligence Agency (CIA) CIA Cina Donald Trump Edward Snowden Federasi Rusia GCHQ Hamas Inggris Iran Israel Jerman Joko Widodo Journalism KGB Korea Selatan Korea Utara Mahatir Mohamad Malaysia Mossad Najib Razak National Security Agency (NSA) Osama bin Laden Pakatan Harapan Pakistan Palestina Politics Rusia Secret Intelligence Service (MI6) Security Service Inggris (MI5) Serangan 11 September 2001 spionase Uni Eropa Uni Sovyet US Navy SEALs Vladimir Putin whistleblower Wikileaks
© 2026 abdulmanan.net | blog personal abdul manan

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.